Peluang Emas: Sertifikasi Wajib Vendor Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026
Siapkah Dapur Anda Menjadi Mitra Pemerintah?
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) membuka peluang raksasa bagi industri jasa boga. Namun, ada syarat mutlak yang harus dipenuhi: Nol Toleransi terhadap Keamanan Pangan (Zero Accident Target).
Berdasarkan regulasi terbaru 2026, berikut sertifikasi wajib yang harus dimiliki calon vendor/mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG):
1. Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) - Harga Mati!
Ini bukan lagi opsional. BGN mewajibkan 100% dapur operasional memiliki SLHS yang valid. Tanpa dokumen ini, katering Anda otomatis gugur dalam kualifikasi vendor.
2. Pelatihan Penjamah Makanan (Food Handler)
Setiap juru masak, helper, hingga staf pengemasan wajib mengikuti pelatihan keamanan pangan. BGN bahkan mencanangkan penyegaran materi setiap 2 bulan sekali untuk memastikan standar food safety tetap terjaga.
3. HACCP: The Next Level Requirement
Meskipun tahap awal fokus pada SLHS, target jangka menengah BGN adalah sertifikasi HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) untuk menjamin sistem pencegahan bahaya yang sistematis. Vendor dengan sertifikat HACCP akan mendapatkan poin plus/prioritas.
Apa yang Harus Anda Lakukan?
Jangan tunggu "bola muntah". Segera audit dapur Anda dan daftarkan tim Anda untuk pelatihan.
MB-Institut siap mendampingi Anda:
- Gap Analysis: Audit kesiapan dapur Anda menuju SLHS.
- Training & Sertifikasi: Pelatihan Penjamah Makanan bersertifikat BNSP/Dinkes.
- Konsultasi HACCP: Pendampingan sampai lulus audit.
Siapkan legalitasnya sekarang, menangkan tendernya esok hari!