Kembali ke Beranda

Wawasan & Berita Terkini

Informasi terbaru seputar perkembangan industri kuliner, standar sertifikasi, dan tips bisnis jasa boga.

Bukan Cuma Soal Untung: Cara Baru Perusahaan Melihat Dirinya
Berita
21 Okt 2026

Bukan Cuma Soal Untung: Cara Baru Perusahaan Melihat Dirinya

Selama puluhan tahun, perusahaan diajari satu pertanyaan: apa yang bisa menggerus keuntungan kita? Kini dunia menuntut pertanyaan kedua yang sama pentingnya: apa yang sudah kita lakukan terhadap orang dan alam di sekitar kita? Dua pertanyaan inilah yang disebut materialitas ganda. Ini bukan sekadar istilah baru dalam laporan tahunan. Inilah cara pandang yang menentukan apakah sebuah perusahaan dipercaya investor, diterima masyarakat, dan mampu bertahan dalam jangka panjang.

Baca Selengkapnya
Dari Investasi ke Kapabilitas: Kontribusi MBI Institut bagi Dunia yang Tangguh, Berkelanjutan, dan Sejahtera
Berita
6 Okt 2026

Dari Investasi ke Kapabilitas: Kontribusi MBI Institut bagi Dunia yang Tangguh, Berkelanjutan, dan Sejahtera

Tema keynote Rosan Perkasa Roeslani, Investing for a Resilient, Sustainable and Prosperous World, menaruh tiga kata sifat di depan kata "dunia". Ketiganya tidak bisa dibeli dengan modal. Ketiganya harus dibangun oleh orang-orang yang mengelola modal itu. Sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan berulang kali menegaskan hal yang sama. Investasi harus dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, hati-hati, dan berintegritas. Investasi juga harus memberi manfaat lintas generasi, termasuk bagi pengembangan sumber daya manusia. Di titik inilah MBI Institut mengambil peran. Kami tidak mengelola dana investasi. Kami menyiapkan manusia dan sistem yang membuat investasi itu aman, patuh, dan berdampak.

Baca Selengkapnya
Bagian 3 · Aksi
Berita
3 Okt 2026

Bagian 3 · Aksi

Perpres Etika AI tinggal menunggu tanda tangan Presiden. Korporasi yang membangun kesiapan sekarang akan memimpin; yang menunggu akan mengejar dari belakang dengan biaya lebih mahal. Bagian 1 menunjukkan bahwa akuntabilitas AI kini berujung di dewan. Bagian 2 memperlihatkan jarak antara adopsi AI dan kesiapan manusianya. Bagian penutup ini menjawab pertanyaan yang paling penting bagi seorang pemimpin: apa yang harus dilakukan, dan kapan.

Baca Selengkapnya
Bagian 2 · Social
Berita
2 Okt 2026

Bagian 2 · Social

Delapan dari sepuluh orang Indonesia sudah memakai AI, tetapi produktivitas baru naik 13%. Selisih itulah risiko sosial terbesar dekade ini, dan ia akan tercatat di laporan keberlanjutan Anda. Di Bagian 1, kita melihat bagaimana AI masuk ke pilar Governance: akuntabilitasnya kini berujung di ruang rapat dewan. Bagian ini menelusuri sisi lain dari koin yang sama, yaitu pilar Social. Teknologinya sudah tiba. Pertanyaannya, apakah manusia di organisasi Anda ikut tiba?

Baca Selengkapnya
Bagian 1 · Governance
Berita
2 Okt 2026

Bagian 1 · Governance

Washington dan Beijing berbeda jalan, tetapi sepakat pada satu hal: ketika AI gagal, pertanyaan pertama akan diajukan kepada dewan, bukan kepada mesin. Satu pergeseran, dua pilar ESG AI bukan lagi urusan divisi TI. Dalam 90 hari terakhir, dua kekuatan terbesar dunia membingkainya sebagai soal tata kelola: siapa yang mengawasi, siapa yang menanggung risiko, dan siapa yang tertinggal. Bagi investor dan regulator, itu berarti AI kini duduk di dua pilar ESG sekaligus.

Baca Selengkapnya
Pentingnya Asuransi Harta Benda dan Key Man Insurance sebagai Strategi Mitigasi Risiko Perusahaan
Berita
30 Sep 2026

Pentingnya Asuransi Harta Benda dan Key Man Insurance sebagai Strategi Mitigasi Risiko Perusahaan

Ketika sebuah perusahaan bertumbuh — menambah aset, memperluas tim, dan makin bergantung pada figur-figur kunci untuk menjaga kualitas dan reputasi — risiko yang dihadapi pun ikut membesar. Dua instrumen proteksi yang sering terlewat dalam perencanaan bisnis, namun krusial dalam strategi mitigasi risiko korporat, adalah asuransi harta benda (property insurance) dan asuransi jiwa orang kunci (key man insurance). Keduanya bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari fondasi keberlanjutan usaha.

Baca Selengkapnya
Bagian 3 : Satu Piring, Seribu Risiko: Momentum GRC Indonesia
Berita
29 Sep 2026

Bagian 3 : Satu Piring, Seribu Risiko: Momentum GRC Indonesia

Ilustrasi utama: Satu Piring, Seribu Risiko. Close-up satu nampan makanan bergizi yang tampak sederhana, dikelilingi garis anotasi tipis: rantai pasok, suhu penyimpanan, higiene dapur, regulasi, reputasi, kepercayaan publik. Di Bagian 2, kita melihat bagaimana para pemenang krisis membaca sinyal, memutuskan, dan beradaptasi lebih cepat. Kini saatnya membawa pelajaran itu pulang ke Indonesia.

Baca Selengkapnya
Bagian 2 : Rahasia 150 Poin. Cara Pemenang Krisis Mengambil Keputusan
Berita
28 Sep 2026

Bagian 2 : Rahasia 150 Poin. Cara Pemenang Krisis Mengambil Keputusan

Ilustrasi utama: Jurang 150 Poin. Dua garis kinerja saham berawal dari titik yang sama pada 2007, turun bersama saat krisis, lalu terpisah makin lebar hingga 2017. Satu angka besar di tengah celah: +150 poin. Di Bagian 1 kita bertanya: mengapa badai yang sama melahirkan pemenang dan pecundang? Jawabannya bukan keberuntungan. Ia terukur, dan bisa ditiru. Satu angka seharusnya membuat setiap direksi berhenti sejenak: 150 poin persentase. Itulah selisih imbal hasil pemegang saham antara para pemenang krisis 2008 dan pesaingnya, satu dekade kemudian. Mereka tidak lebih pintar meramal. Mereka lebih cepat memutuskan.

Baca Selengkapnya
Bagian 1 : Badainya Sama. Mengapa Hasilnya Berbeda?
Berita
27 Sep 2026

Bagian 1 : Badainya Sama. Mengapa Hasilnya Berbeda?

Bayangkan dua kapal kargo berlayar di laut yang sama, dihantam badai yang sama, pada malam yang sama. Keesokan paginya, satu kapal karam. Yang lain tiba di pelabuhan, bahkan lebih cepat dari jadwal. Badainya tidak memilih. Yang berbeda adalah apa yang terjadi di anjungan kapal: siapa yang membaca radar lebih dulu, siapa yang memutuskan berbelok lebih cepat, dan siapa yang sudah menyiapkan kapalnya jauh sebelum awan hitam datang. Dunia usaha dan pemerintahan hari ini hidup di laut seperti itu. Dalam enam tahun terakhir kita melewati pandemi, lonjakan inflasi, kenaikan suku bunga tercepat dalam beberapa dekade, perang di Eropa Timur dan Timur Tengah, serta babak baru perang dagang. Guncangan tidak lagi datang sesekali. Ia datang bertumpuk dan saling memperkuat.

Baca Selengkapnya
Apakah ISO 31000 Saja Cukup untuk Mengelola Risiko AI? Jawabannya: Tidak.
Berita
20 Sep 2026

Apakah ISO 31000 Saja Cukup untuk Mengelola Risiko AI? Jawabannya: Tidak.

Banyak organisasi mengira bahwa dengan menerapkan risk management umum seperti ISO 31000, mereka sudah aman saat mengadopsi Artificial Intelligence. Padahal, AI membawa dinamika risiko yang belum pernah ada sebelumnya. Di sinilah ISO/IEC 23894:2023 mengambil peran kunci. Standar ini membawa prinsip kerangka ISO 31000 ke tingkat spesifik untuk ekosistem AI.

Baca Selengkapnya
Level 3 dalam maturity model manajemen risiko itu sering disalahpahami sebagai "sudah aman". Padahal belum tentu.
Berita
20 Sep 2026

Level 3 dalam maturity model manajemen risiko itu sering disalahpahami sebagai "sudah aman". Padahal belum tentu.

Level 3 dalam maturity model manajemen risiko itu sering disalahpahami sebagai "sudah aman". Padahal belum tentu. Di Level 3 — Defined — proses manajemen risiko sudah terdokumentasi rapi. Ada kebijakan, ada template, ada kriteria yang seragam. Risk appetite dan tolerance sudah dirumuskan formal. Tiga lini pertahanan sudah berjalan, meski belum optimal. Kelihatannya sudah matang, kan?

Baca Selengkapnya
Dari Dapur ke Ruang Direksi: Apa yang Bisa Dipelajari GRC dari Disiplin Keamanan Pangan
Berita
20 Sep 2026

Dari Dapur ke Ruang Direksi: Apa yang Bisa Dipelajari GRC dari Disiplin Keamanan Pangan

Beberapa tahun terakhir, dunia berulang kali dikejutkan oleh krisis pangan — mulai dari kasus kontaminasi yang memaksa penarikan produk skala besar, gangguan rantai pasok yang membuat bahan baku tak lagi bisa dijamin asal-usulnya, sampai insiden keracunan massal yang menghancurkan kepercayaan konsumen dalam hitungan hari. Setiap kali kejadian seperti ini muncul, satu pertanyaan yang sama selalu terulang: di titik mana sebenarnya kontrol itu gagal?

Baca Selengkapnya